Awas hati-hati .... Penerimaan CPNS 2016 Hoak !!!

Administrator 18 Juni 2016 10:43:30 WIB

Saat ini marak pemberintaan adannya perekrutan CPNS 2016 baik di media sosial maupun di situs situs yang menyatakan situs informasi CPNS. Untuk ini kami menghimbau kepada masyarakat untuk hati hati dalam menerima informasi tersebut. Bahkan ada di beberapa situs yang menampilkan jadwal rekruitmen CPNS per wilayah propinsi masing2 bahkan ada yang mensyaratkan IPK Qumload untuk bisa mengikuti seleksi CPNS. Berdasarkan informasi yang redaksi cari di situs resmi pemerintah di  www.menpan.go.id tidak ada informasi sama sekali tentang penerimaan CPNS 2016. Bahkan kami juga menjumpai ada situs yang menyatakan bahwa Moratorium CPNS telah resmi dicabut. Berita-berita ini jelas menyesatkan masyarakat.

Moratorium berlaku 5 tahun.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Moratorium penerimaan CPNS berlaku sejak tahun 2015 dan akan berlaku selama 5 tahun. Pemerintah tidak akan meelakukan pengangkatan CPNS baru kecuali untuk tenaga pendidikan, kesehatan, dan sektor lain yang berkaitan dengan Nawacita Presiden Jokowi. Untuk pengecualian tersebut apabila ada perekrutan CPNS akan diumumkan di situs resmi masing-masing dinas/instansi terkait, misal untuk tenaga kesehatan di www.kemenkes.go.id . Saat ini (2016) memang ada penerimaan di bidang kesehatan terkait program Nusantara Sehat yang berada dibawah naungan Kementerian Kesehatan, Untuk lebih jelasnya dapat mengakses di http://nusantarasehat.kemkes.go.id/content/sekilas-nusantara-sehat. Moratorium ini berkaitan juga dengan rencana pemerintah untuk melakukan Rasionalisasi PNS yang saat ini undang-undangnya sedang digodog.

Awas !! Spekulan-spekulan CPNS mencari Mangsa !!

Pengangguran yang begitu tinggi dan kurangnya pengetahuan tentang dunia internet menyebabkan masyarakat banyak yang menelan mentah-mentah informasi yang mereka peroleh di dunia maya, masyarakat berfikir segala informasi di dunia maya adalah benar. Termasuk adannya informasi penerimaan CPNS 2016 ini. Untuk itu pemerintah melalui Kementrian Dalam Negeri RI mengeluarkan Surat Edaran No. 800/1907/SJ. Dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementrian Dalam Negeri RI Yuswandi A. Tumenggung, disebutkan bahwa pengangkatan CPNS dilakukan secara transparan, objektif, terbuka, dan tanpa dipungut biaya. 

“Apabila terdapat oknum yang menawarkan dapat membantu dalam proses pengangkatan CPNS yang mengatasnamakan Kementrian Dalam Negeri dengan meminta sejumlah uang, maka tindakan tersebut merupakan penipuan,” demikian salah satu petikan Surat Edaran yang ditandatangani per tanggal 24 Mei 2016 itu. 

Terkait dengan surat edaran di atas, Kementrian dalam negeri mengingatkan agar warga masyarakat senantiasa waspada. Termasuk diantaranya informasi yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp, BBM dan sebagainya. “Informasinya banyak yang hoax. Jadi masyarakat harus waspada dan berhati-hati. Sekarang banyak oknum yang mengatasnamakan orang pusat,” dan ingat .. saat ini pemerintah masih melakukan moratorium terkait kebutuhan pegawai. jadi pemerintah belum mengeluarkan kebijakan soal penerimaan CPNS tahun 2016. Karena itu, masyarakat harus lebih waspada terhadap berbagai rumor yang beredar di sejumlah media agar tidak menjadi korban penipuan. (red)

Sumber berita : http://www.menpan.go.id/berita-terkini/119-berita-daerah/4975-pengumuman-penerimaan-cpns-2016-hoax

Baca juga "Surat Edaran Sekretariat Daerah Kabupaten Kendal terkait sanggahan adannya penerimaan CPNS 2016 di:  http://tambahrejo.web.id/index.php/first/artikel/128

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

 

 

Layanan Mandiri Desa


Ketik NIK & PIN (KTP Tambahrejo)

Komentar Terkini

Balai Desa Tambahrejo

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Seputar Combine Ri

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Tim Redaksi Website Desa

Pelindung: Bp.Arifin (Kepala Desa Tambahrejo; Penasehat: Bp.Sutjiptadi (Sekretaris Desa), Bp.Sutrisno (Ketua BPD), Bp.Saras (Babinkamtibmas)dan Bp.Ahmad Sobri (Babinsa); Pimpinan Redaksi: Bp.Agus Haryanto; Admin Website: Bp. Agus Haryanto dan Bp.Afifudin; Operator SID: Ibu.Susanti dan Bp.M.Basari; Admin Facebook: Bp. Sutarto; Admin Tweeter: Bp.Agus Haryanto; Admin E-mail: Bp.Afifudin; Kontributor Desa: Bp.Widoko dan Bp.Solikhin; Kontributor Masyarakat: ... ; Publikasi dan Promosi: Bp.Kariyoso dan Bp.Adi Widodo.